content top

5 Sumber Kekuatan Memimpin

Apa yang dilakukan Michael Heart dengan menempatkan Muhammad bin Abdullah sebagai orang yang paling berpengaruh dalam bukunya THE 100 A RANGKING of THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY , buku tentang daftar 100 Orang Yang Paling Pengaruh mungkin mengagetkan banyak para pembaca buku nya. Ini seperti diakuinya sendiri ketika ia mengatakan : “My choice of Muhammad to lead the list of the world’s most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the religious and secular levels.”

Jadi seperti diakuinya sendiri bahwa Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level , pertama level religius dan yang kedua level sekuler .Dalam bahasa kaum agama Muhammad sukses memimpin persoalan persoalan dunia dan persoalan persoalan akhirat sekaligus

Sepanjang sejarah peradaban manusia pemimpin pemimpin yang sukses dalam menjalankan tugas kepemimpinannya didalam banyak bidang kehidupan seperti yang diperlihatkan oleh para Nabi dan Rasul , umumnya kekuatan kepemimpinan mereka terbangun diatas kekuatan kekuatan berikut :

1.Kekuatan Posisi :

Banyak catatan sejarah menunjukkan bahwa sejumlah pemimpin mendapatkan loyalitas dan kesetian serta komitmen berjuang dari orang orangnya , karena sang pemimpin memiliki legitimasi yang kuat pada posisi nya. Dalam kehidupan pertumbuhan agama agama besar biasanya para Nabi dan Rasul memiliki kekuatan memimpin karena memang posisi dan kedudukan mereka secara massal diakui karena memang ada bukti bukti yang tidak terbantahkan. Yang paling fenomenal adalah kitab suci yang mereka terima dan mereka sebarkan dari Tuhan .

Dalam sejarah berikutnya kitapun menemukan hal yang sama pada para pemimpin terutama yang dipilih dan diangkat oleh komunitas , rakyat atau ummatnya melalui proses pemilihan yang fair , jujur dan diterima oleh semua pihak.Kalau Nabi dan Rasul dipiih oleh Tuhan , maka para pemimpin politik dipilih melalui pesta politik , pemilu dan para pemimpin bisnis dipilih melalui uji dan seleksi kelayakan yang ketat.

2.Kekuatan Kepribadian

Nabi dan Rasul dalam sejarah penyebaran agama tidak hanya punya kekuatan memimpin karena posisi dan legitimasinya yang begitu kuat , tetapi sekaligus biasanya mereka adalah pribadi yang tumbuh dari perkembangan kepribadian yang lengkap dan berkualitas . Coba simak bagaimana Muhammad bin Abdullah sebelum akhirnya Tuhan mengangkatnya menjadi seorang Nabi dan Utusan Tuhan , dia tumbuh dalam pengalaman pertumbuhan kepribadian yang begitu lengkap sebagai berikut :

a.Dia lahir dalam keadaan yatim dan tidak lama setelah itu menjadi yatim piatu

b.Dia dibesarkan dalam lingkungan pedesaan yang masih bersih dari polusi moral

c.Dia sudah belajar mencari nafkah sejak usia remaja

d.Pada usia remaja pula , dia sudah punya pengalaman politik dan militer

e.Ketika pada usia 25 tahun dia menikah , dia sudah pernah melakukan perjalanan bisnis ke luar negaranya.

3.Kekuatan Hubungan

Biasanya mereka yang mampu mencapai tangga kepemimpin yang begitu sempurna juga

memperlihatkan kualitas hubungan kemanusian yang begitu menawan .Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki dukungan yang begitu luas dan loyalitas yang begitu kuat dari para pengikutnya . Jika kita kembali kepada Muhammad yang ditempatkan sebagai orang yang paling berpengaruh oleh Michael Heart , maka kita akan menjumpai fakta bahwa jumlah orang orang yang bisa ditariknya untuk menjadi pengikutnya justeru lebih banyak karena faktor kekuatan hubungan kemanusiaan yang berhasil dibina Muhammad dengan orang orangya melalui daya tarik kepribadiannya .Kekuatan hubungan yang terbina melalui daya tarik kekuatan kepribadian akan jauh lebiah kuat apabila dibandingkan dengan kekuatan hubungan yang terbinaa melalui kekuatan daya tarik harta

4.Kekuatan Keahlian

Akan tetapi pengamatan lebih jauh yang membuat kita semakin takjub kepada Muhammad adalah keahlian yang dimilikinya sebagai pemimpin .Dia sangat kuat dalam memimpikan masa depan .Dia amat ahli dalam berhubungan dan membina manusia .Mereka amat ulung dalam meletakkan strategi perjuangan .Dia begitu terampil dalam mengeksekusi rencana .Dia lihai dan cerdas dalam berkomunikasi dan bernegosiasi.

5.Kekuatan Tugas

Pada akhirnya ketika mengeksekusi tugas tugas kepemimpinanlah yang membuat para pemimpin besar itu benar benar bisa diakui kepemimpinannya.Kekuatan posisi , kepribaidan , hubungan , keahlian bermuara disini . Saat tugas tugas kepemimpinan dieksekusinya satu persatu itulah saat dimana kita bisa mengakui bahwa mereka tidak mungkin bisa memimpin kecuali mereka memiliki posisi sosial yang kuat , kekuatan kepribadian yang menggerakkan , beragam keahlian yang memudahkan tugasnya , serta basis dukungan yang tercipta dari hubungan yang berkualitas dengan orang orangnya.

Nah jadi jika saya dan anda hendak memimpin ,inilah rahasia dari kekuatan kepemimpian itu.

Tulisan terakhir dari trainer Ahmad Arqom

Leave a Reply

CommentLuv badge