content top

Anda seorang Negosiator Ulung, bukan? (bagian 1)

5. Menjadi Detektif

Bagaimana jika pihak lain itu tidak suka berbicara? Inilah saatnya seni mengajukan pertanyaan Anda gunakan. Pertanyaan membuat orang berbicara. Anggaplah diri Anda seorang detektif handal, misal Detektif Conan (favorit saya, he he he). Galilah informasi lebih dalam dan lebih akurat dari pihak lain layaknya seorang Detektif. Jika Anda lupa atau bingung caranya, tontonlah ulang film Detektif Conan. Detektif yang handal tahu strategi yang efektif dalam mendengarkan dengan cermat dan aktif, juga piawai dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menyelidiki dan tidak membatasi.

Berbekal kesadaran bernegosiasi dan kemampuan mendengarkan yang keduanya akan Anda pertajam, negosiasi yang efektif akan lebih mudah Anda jalani. Anda menjadi lebih tegas terhadap kepentingan dan harapan Anda, namun tidak agresif dalam menyerang pihak lain. Karena Anda telah melatih diri menjadi seorang pendengar yang aktif-positif layaknya seorang detektif.

Maka jangan heran ketika Anda memaksimalkan kedua sikap ini, Anda pun makin mahir menghasilkan kesepakatan ’win-win solution’ seperti yang diteladankan oleh pemuda dalam kisah di atas. Yang ternyata adalah penulis artikel ini. Selamat bernegosiasi ya!

Tulisan terakhir dari trainer Rio Purboyo

Pages: 1 2 3 4

One Responseto “Anda seorang Negosiator Ulung, bukan? (bagian 1)”

  1. Akhmad Guntar says:

    Wah wah. Tulisan yg mantabs. Berbobot dan penuh manfaat.

    Skr pertanyaannya, siapakah pemuda ‘misterius’ itu? :cool:

  2. [...] ini merupakan pembahasan terakhir tentang profil negosiator yang handal. Ketika Anda memulai sebuah pembelajaran, hendaknya Anda mendekatinya dari konsep diri [...]

Leave a Reply

CommentLuv badge