Anda pastinya sudah memahami bahwa Anda bisa memilih satu dari tiga orientasi berbicara. Apakah Anda akan lebih memilih untuk berorientasi kepada diri Anda sendiri, kepada isi pembicaraan Anda, atau tentu saja, Anda akan memilih yang terbaik. Berorientasi kepada pendengar Anda.
Ketika Anda mulai mencurahkan perhatian Anda secara lebih optimal kepada pendengar Anda, lebih daripada isi pembicaraan dan bahkan kepada diri Anda sendiri, Anda akan mulai mengerti bahwa dalam pembicaraan tersebut Anda mulai memainkan peran seakan-akan pendengar yang bersama Anda adalah bagian yang tak terpisahkan dari diri Anda.
Dan, Anda pun akan mulai mengerti bahwa ternyata orang lain lebih mengingat emosi yang terkandung dalam pertemuan bersama Anda. Semakin dalam kualitas emosi yang Anda timbulkan pada orang lain, semakin tertanam kuat ingatan orang lain terhadap Anda. Gembira adalah salah satu emosi yang mudah lekat dalam benak orang. Orang akan sangat mudah hanyut dan akan mudah dekat pada seseorang yang lebih mudah membuatnya merasa gembira. Kegembiraan itu terlihat jelas paling tidak ketika pendengar Anda tersenyum atau tertawa. Tertawa pasti menunjukkan kesenangan. Boleh jadi ada orang menangis karena gembira, tetapi jarang sekali orang tertawa karena sedih. Makin cepat seseorang tergiring untuk tertawa, makin cepat pula keakraban terjalin. Sebab secara umum, manusia lebih suka dihibur daripada diajari. Sehingga, kemampuan dalam membuat seseorang merasa mudah bergembira ketika bertemu Anda menjadi salah satu keahlian yang kini makin penting Anda kuasai.
Sebelum memahami apa saja yang yang membuat orang tertawa, Anda pasti bisa menikmati 4 manfaat humor dalam pembicaraan Anda:
Ass..wr..wb
Dari judul buku sangat bombastis menggugah spirit untuk setiap pembaca tsb akan berkontemplasi tentang existensi diri ” who I am ” Namun ada sesuatu yang hilang ( missing link ) dari wacana yg dikembangkan sehingga perlu retropeksi tentang papa itu existensi.
Wass….
Sofyan sahabat lama
Sorry mas ! commen saya misaddresed mestinya ke bukunya bpk Arqom
Trims
[...] bisa menginspirasi. Ceramah mampu menggugah. Humor merekatkan pengertian pada pikiran dan perasaan kita. Pada akhirnya, tindakan-lah yang mengubah [...]