Melahirkan Pemimpin
Seorang fungsionaris PDIP , Budiman Sujatmiko , menyebut ada 3 krisis yang menimpa partai politik di Indonesia . Pertama adalah krisis kepemimpinan , kedua krisis kaderisasi dan ketiga adalah krisis finansial.
Saya rasa krisis kepemimpinan dan kaderisasi tidak hanya terjadi pada partai politik saja di Indonesia tetapi juga terjadi pada hampir semua institusi di negri ini . Kita seperti terus menerus disuguhi realita dimana tidak mudah kita menemukan pemimpin berkualitas yang bisa dilahirkan dari rahim berbagai institusi di negri ini .Kalau mungkin ada biasanya terjadi pada institusi- institusi bisnis dan institusi meliter yang memang dituntut terus menerus bisa meregenarasi pemimpin bisnisnya.
Tetapi bagaimana sesungguhnya pemimpin dilahirkan ? .Secara garis besar pemimpin itu dilahirkan karena tiga hal :
Pertama Pemimpin yang Lahir karena Bakat
Anda akan selalu melihat bahwa ciri utama pemimpin itu biasanya mereka memiliki anugrah anugrah dasar dari Tuhan pada fisik , pikiran , perasaan dan jiwa mereka kualitasnya melebihi kebanyakan orang . Mereka ini tumbuh menjadi pemimpin karena secara genetis mewarisinya dari orang tua – orang tua mereka . Tetapi umumnya yang diwarisinya secara genetis adalah bentuk fisik mereka , pembawaan dasar kepribadian mereka seperti watak keras atau lembut , kepribadian tertutup atau terbuka serta kebiasaan kebiasaan berpikirnya.. Akan tetapi pemimpin yang lahir karena bakat ini – dalam arti benar benar mewarisi segenap keunggulan dari orang tuanya – biasanya hanya sedikit , yakni hanya 10 % .Angka 10 % ini harus anda sadari bahwa mereka mampu menjadi pemimpin biasanya sebagian besarnya berada pada level formalitas .
Kedua : Pemimpin yang Lahir karena Krisis
Ketika Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Gunung Lawu di Jawa Timur mengalami letusan pada beberapa waktu yang lalu maka muncullah beberapa tokoh lokal yang tiba tiba menyeruak menjadi pemimpin masyarakat oleh karena mereka mampu menumbuhkan ketenangan pada masyarakat yang tiba tiba dilanda kepanikan , serta meyakinkan berbagai pihak untuk dapat menggalang bantuan kemanusiaan bagi warganya yang sedang tertimpa bencana.
Dimedan perang misalnya lagi. Banyak orang yang kemudian menjadi pemimpin perlawanan atau perjuangan karena memang merekalah yang terpanggil untuk mengkonsolidasikan perlawanan dan perjuangan . Jadi keadaanlah yang memaksa mereka untuk mengambil inisiatif kepemimpinan .Prosentase keberadaannya hanya berjumlah 5 %. Nah sisanya yang ….
Ketiga : Pemimpin yang Lahir karena Dipersiapkan .
Jumlahnya mencapai 85% . Oleh karenanya kita mengerti kenapa dalam doa kita , kita melantukan doa suci berikut : “ Ya Tuhan kami , anugrahkanlah kepada kami pasangan hidup dan keturunan yang menyejukkan pandangan mata kami , dan jadikanlah kami pemimpin orang orang yang bertaqwa”
Dan oleh karenanya pula kita juga semakin mengerti bahwa pemimpin lahir karena memang dipersiapkan saat Nabi berkata : Tuhanku telah mendidikku dan melakukannya dengan cara terbaik kepada diriku “
Kita juga akhirnya menyadari bahwa menjadi pemimpin adalah sebuah amanah seperti yang juga pernah dikatakan oleh Nabi : “ Setiap kalian adalah pemimpin , dan masing masing akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya”
Memang kemudian kalau kita melihat kesejumlah institusi pendidikan , ekonomi bisnis , social budaya , serta politik , biasanya pemimpin yang bermutu lahir karena mereka memang dipersiapkan dengan matang : mulai dari ditetapkan kriterianya , dicari dan ditemukan orangnya samapai kemudian mereka ditumbuh kembangkan melalui berbagai sarana dan pengalaman belajar aktif , lalu mereka mualai diberi kesempatan untuk memimpin .
Pemimpin yang lahir dengan cara seperti ni memang presentasi keberadaannya mencapai angka 85 % .Hanya saja memang kualitasnya yang paling banyak seperti itu belum tentu seluruhnya mereka memiliki kualitas dan level kepemimpinan yang tinggi .Sebab harus dilihat bagaimana proses penyiapannya dan dalam lingkungan pertumbuhan seperti apa dia dipersiapkan .
Sehingga disinilah kemudian penting menyadari kaidah social berikut : “ Seperti apakah keadaan kalian , seperti itulah pemimpin yang akan terpilih memimpin kalian “.Jadi sekarang kita punya tugas melahirkan pemimpin berkualitas.
Tulisan terakhir dari trainer Ahmad Arqom
- Seri Kebiasaan Unggul (2):Lakukan Segalanya Lebih Baik - 7 January, 2009
- Seri Kebiasaaan Unggul (1):Buang Kebiasaan Cari Cari Alasan - 2 January, 2009
- 5 Sumber Kekuatan Memimpin - 2 January, 2009
- Bagaimana Pemimpin Memberdayakan ? - 15 December, 2008
- Gaya & Tipologi Memimpin - 3 December, 2008
Tentang Tulisan Ini
Anda sedang membaca ”Melahirkan Pemimpin” dari website Trustco Surabaya
- Ditulis pada:
- 10.27.08 / 11pm
- Oleh Trainer:
- Ahmad Arqom
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.




Dalam buku ini trainer 
