Daya saing seseorang akan meningkat seiring denga meningkatnya dua hal penting dalam dirinya: pertama, meningkatnya seluruh kualifikasi dari aspek-aspek kepribadiannya; kedua, bertambah bermutunya cara dia bekerja dalam hidupnya.
Pada bagian terdahulu saya sudah mengulas tentang arah perubahan yang harus dicapai jika siapapun ingin melakukan perubahan pada aspek-aspek kepribadiannya.
Pada bagian ini saya ingin menjelaskan bagaimana caranya agar kita semakin memiliki daya saing, saat semua kualifikasi pada aspek-aspek kepribadian kita sudah menunjukkan perubahan yang sangat signifikan.
1. Bekerjalah dengan selalu memperlihatkan kualitas terbaik.
Keadaannya amat mengagumkan dan menakjubkan, jika kita mengarahkan pandangan kepada seluruh sistem yang bekerja mengatur alam semesta dan mengatur tubuh kita manusia. Ada keteraturan dan kerapian yang sempurna, ketepatan dan keakuratan fungsi, ketelitian yang tiada tara dan sebagainya. Itu semua jejak kerja Sang Maha Pencipta. Bila kita melihat itu semua, kita akan beribadah, bekerja, berkarya dan berjuang dengan memperlihatkan kualitas terbaik.
2. Biasakanlah diri anda berada dalam suasana persaingan yang positif dan konstruktif
Inilah kodrat dan kenyataan hidup: begitu semua orang menginginkan sesuatu yang besar dan agung dalam hidupnya maka mereka akan bekerja dengan amat sangat baiknya semaksimal kemapuan mereka. Nah dalam kondisi seperti ini anda harus berani bersaing secara positif dan konstruktif, dan jangan menganggap orang yang bekerja sama baiknya dengan anda sebagai pesaing yang akan menghancurkan anda. Akan tetapi pahamilah bahwa persaingan adalah perangsang bagi anda untuk mengeluarkan kemampuan kerja anda yang lebih baik lagi.
3. Berusahalah untuk bisa menjadi yg terdepan.
Ikutilah naluri anda. Apa itu? Yaitu kodrat yang melekat dalam diri anda yang selalu mendorong anda untuk menjadi yang terdepan begitu anda tersaingi secara positif dan konstruktif
4. Perlengkapi diri anda dengan sebanyak mungkin pengetahuan dan keahlian.
Iman Syafii salah satu tokoh besar Islam memotivasi kita dengan kalimatnya yang terkenal: man arofa bu’das safari ista’adda (barang siapa yang mengetahui bahwa perjalanannya jauh dia akan menyiapkan bekal). Baik perjalanan di dunia ini untuk meraih sukses didalamnya, maupun perjalanan ke akhirat menuju Sang Maha Pembalas amal, semuanya membutuhkan bekal perjalanan sebanyak-banyaknya. Sadarilah selalu bahwa medan persaingan itu panjang, luas dan lama dalam kehidupan ini. Jika anda punya banyak bekal, stamina persaingan anda akan sangat bagus.
5. Tingkatkan produktifitas hidup anda
Betapapun bagusnya semua pencapaian perubahan kualifikasi kepribadian anda, serta betapapun bagusnya anda bekerja, akan tetapi jika produktifitas anda rendah, anda akan kalah bersaing. Produktifitas adalah jumlah hasil kerja yang anda peroleh setelah anda memaksimalkan penggunaan sejumlah sumberdaya tertentu, baik berupa barang, jasa, orang-orang yang berhasil anda yakinkan serta yang berhasil anda pengaruhi, permintaan penggunaan terhadap barang dan jasa yang anda buat.
6. Asahlah diri anda dengan senantiasa belajar
Semakin lama anda akan semakin menghadapi situasi-situasi baru, persoalan-persoalan baru, bahkan visi dan target-target baru. Anda hanya akan sanggup mengelola, menyelesaikan serta mewujudkan semua itu dengan terus-menerus memperlengkapi diri dengan beragam pengetahuan dan keahlian sebanyak mungkin. Ini hanya akan tercapai jika anda punya tradisi belajar yang berkualitas.
7. Perbanyak jaringan kerja anda
Dunia yang sedang kita tempati sekarang adalah dunia jaringan. Konektornya adalah teknologi komunikasi dan informasi. Anda akan sangat jauh tertinggal dan kalah bersaing jika tidak memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membangun jaringan. Kebutuhan anda terhadap pasukan ilmu, pemikiran, ide, dan umpanbalik akan sangat-sangat terbantu dengan jaringan yang berhasil anda hangun. Bahkan apabila anda berhasil mencapai tingkat kepercayaan yang bagus dari orang-orang yang terkoneksi dengan anda, anda akan semakin mudah mencari dan mendapatkan dukungan finansial, serta sumber daya operasional lainnya.
8. Berkontribusilah
Semakin banyak anda berkontribusi pada kehidupan sesama, berarti anda semakin menciptakan penerimaan dihati manusia. Itu akan menambah kuatnya rasa butuh siapapun terhadap anda